Jati Diri

Dampak Negatif Sosial Media, Bisa Bikin Gangguan Mental

Pinterest LinkedIn Tumblr

Sosial media punya pengaruh & dampak negatif yang sangat tinggi terhadap kesehatan mental seseorang. Ini terjadi karena seiring waktu orang mulai menghabiskan waktu lebih banyak di sosmed dibandingkan dunia nyata.

Zaman dulu tidak ada hal semacam ini, persoalan yang ada pun berbeda jauh dengan sekarang.

Memang, tak dapat dipungkiri bahwa setiap zaman pasti punya permasalahan. Dan tentu saja permasalahan yang dihadapi pun berbeda-beda.

Tapi yang menarik disini (di zaman sekarang) adalah semuanya terjadi secara perlahan, anda dimanjakan oleh kemudahan + kenyamanan, dan semua itu terjadi tanpa disadari.

Justru ini yang berbahaya, karena seseorang yang sudah terlanjur nyaman dengan tempat tidurnya, ia akan sulit bangun dan memulai aktivitas yang penting untuk kehidupannya.

Yang akan dilakukannya justru tarik selimut dan lanjut tidur, sehingga waktu yang seharusnya bisa bermanfaat menjadi terbuang sia-sia.

Beda lagi ketika kamu sedang tidur lalu disiram air 1 ember, maka kamu akan langsung kaget dan terbangun, akhirnya kamu pun sadar.

Satunya terbuai oleh kenikmatan, kehangatan dan kenyamanan, sedangkan satunya lagi dihadapkan dengan kondisi yang keras dan segalanya tampak tidak nyaman sama sekali.

Saya merasakan betul bagaimana kebiasaan keras dari orangtua zaman dulu ketika mendidik saya. Semuanya tampak melelahkan dan berat untuk dikerjakan.

Tapi saat melakukannya dulu, saya tidak pernah merasa keberatan (karena tidak ada pilihan lain juga si, hehe).

Intinya, dulu ya nggak ada orang hidup mudah. Semuanya serba manual & gak ada kata males apalagi “mager”.

Bahkan, pertama kali saya mendengar kata “mager” dan mengetahui artinya, saya jadi pengin nampol orangnya. 😂

Tapi kemudian zaman berubah begitu cepat dan semuanya serba nyaman dan lebih mudah.

Lalu saya yang termasuk anak millenial ini, yang suka banget dan mengikuti kemajuan teknologi akhirnya masuk juga ke dunia nyaman tersebut.

Ternyata, efeknya lebih berbahaya daripada ditusuk jarum.

Ya iya dong, kalo ditusuk jarum kan kita sadar telah disakiti, sedangkan kalo udah nyaman mana sadar, bener kan?

Makanya muncul pepatah “diam-diam menghanyutkan“.

Memahami Pentingnya Kesadaran Diri

Nah tanpa melengceng terlalu jauh, saya yang pernah mengalami 2 sisi yang berbeda dari sebuah zaman akhirnya paham betapa pentingnya kesadaran diri.

Yaa meskipun dulu hidup nggak di zaman susah-susah amat, tapi setidaknya udah pernah incip-incip hidup susah lah.

Karena pas yang lain udah enak saya pun masih disuruh hidup susah, karena itu prinsip yang ditanamkan oleh keluarga saya.

Ternyata ada faedahnya juga saya dikasih hidup susah & diuji sedemikian rupa. Jadi, tingkat kesadaran saya diasah dari kecil, sehingga setelah dewasa kesadaran itu membawa manfaat bagi kehidupan saya.

Termasuk pada hal ini, yakni persiapan untuk menghadapi perubahan zaman yang tanpa disangka-sangka.

Siapa sangka sekarang akan semudah ini?

Belanja tinggal klik-klik aja, eh barang udah nyampe ke rumah. Nyari duit pun tinggal klak-klik di depan laptop, nggak perlu ngaduk semen dan ngangkutin pasir (ya meskipun saya tidak sedang merendahkan profesi tersebut, karena kita terlahir berbeda peran).

Tapi yang jadi masalah adalah, kalau orang yang udah pernah hidup susah aja terbawa oleh kenyamanan yang ada, lalu gimana nasib orang yang SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MERASAKAN HIDUP SUSAH???

Karena ada loh yang hidupnya udah susah, tapi nggak tau diri pula, nggak mau usaha dan bisanya cuma minta-minta.

Yakin kalian mau seperti itu?

Tapi nggak usah ekstrim-ekstrim sampai kesitu dulu deh, karena tujuan saya bukan itu.

Yang jelas, dampak negatif sosial media akan sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Sedangkan orang yang akan menyadarinya hanya sedikit saja.

Tanpa latihan atau bujukan orang lain, maka sangat sulit orang akan lepas dari dampak negatif sosial media.

Itulah sebabnya artikel ini dibuat. Yakni menyadarkan kalian dari bahaya sosial media yang terus berkembang.

Orang-orang sukses tidak mengabiskan waktunya untuk berlama-lama di sosial media, karena ada yang lebih penting dari itu.

Meskipun kerjaan utama kalian ada di sosial media, tapi jangan dijadikan sebuah alasan untuk menghabiskan waktu secara percuma untuk melihat konten-konten yang tak bermanfaat.

Dan perlu kalian ketahui, tingkat insecurity telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, salah satu faktor utamanya yakni karena hadirnya sosial media.

Setiap hari kita melihat pencapaian orang lain dengan sekejap saja, padahal yang anda lihat itu adalah pencapaiannya selama bertahun-tahun.

Tanpa sadar, anda akan membandingkan kehidupan anda sekarang ini dengan hidup orang lain yang lebih baik dan lebih tinggi.

Dengan porsi yang cukup, harusnya konten semacam itu bisa memotivasi anda untuk bekerja lebih keras lagi.

Namun karena setiap hari anda melihat konten serupa, sementara hidup anda sedang berantakan, maka yang terjadi adalah munculnya rasa insecure dan kurang percaya diri.

Anda jadi tidak mensyukuri apa yang telah dicapai saat ini, dan terus membandingkannya dengan orang lain.

Padahal belum tentu juga yang dipamerkan orang tersebut itu benar, siapa tau cuma bohongan belaka, atau cari sensasi semata.

Kesimpulan Dampak Negatif Sosial Media

Sebelum itu terjadi semakin dalam, saya ingatkan anda semua untuk segera paham dan sadar.

Karena di Negara lain sudah banyak kejadian bunuh diri hanya karena sosial media, jangan sampai kita menjadi korban selanjutnya.

Sosial media tidak diciptakan untuk mencari ketenangan ataupun pelarian ketika menghadapi masalah hidup. Sosial media HANYA SEBUAH PLATFORM sosial yang dibuat untuk menghasilkan pundi-pundi uang.

Anda-lah yang dijual kepada pengiklan, anda pula yang menjadi kambing gembala mereka. Jangan sampai mau dikontrol oleh sesuatu yang sifatnya tidak terlihat dan menyenangkan.

Gunakanlah sosial media secara bijak. Yang menguntungkan, yang memberikan informasi, ilmu, value, penghasilan dan apa saja yang bermanfaat.

Selalu cari manfaat dari setiap hal, jangan mau dikontrol tapi mengontrol, dan jangan terlena dengan sebuah kenikmatan, siapa tau anda ditikam secara diam-diam.

Yaaa, berpikiran negatif untuk sesuatu yang negatif itu tidak ada salahnya kan? Karena semua harus pada porsinya. 🙂

Sebelum berbicara seperti ini, saya sudah merasakan manfaat dari puasa sosial media. Jadi, saya tidak ragu untuk menyampaikannya pada anda semua.

Selamat menjalani hari, semoga semuanya berjalan dengan lancar. Dan semoga bermanfaat.

Life is complicated, but you are the mystery solver

Write A Comment